Berbagai Kenikmatan Akan Didapat Guru yang Tidak Lulus UKG

UKG 2015 - Uji Kompetensi Guru (UKG) 2015 sungguh menjadi isyu seksi terkini. Tiga juga lebih kepala yang berstatus sebagai guru dan pengawas sekolah akan diuji, betapa ini kabar yang heboh. Guru lho. Kalau yang diuji siswa mah biasa. Ini guru, orang yang selama ini sukanya menguji?

Tuh kan, orang-orang yang duduk di atas sana sudah mulai “macem-macem”. Apa mereka tidak ingat saat-saat mereka masih sekolah? Siapa yang ngajari mereka nulis coba? Guru! Lah kok sekarang mau nyuruh guru mejawab soal-soal. Apa itu tidak sembrono?

Tapi guru adalah makhluk yang paling sabar di dunia. Mantan siswa memang suka begitu, kalau sudah jadi orang besar sering lupa sama gurunya. Masih saja tidak percaya kalau guru itu adalah kaum intelek, pintar berhitung, membaca, sholih, tertib, dan tahu dengan pekerjaannya. Soal sesulit apapun yang akan mereka berikan di UKG 2015, sangat kecil bagi guru. Sepele. Ya tho? La wong guru sudah biasa membuat soal kok. Soalnya pasti gampang-gampang, percalayah. Tapi jawabannya? Embohlah.

Bagaimana coba kalau sampai anda tidak lulus. Malu kan? Malu sama murid-murid kita. "Ih, Bu Guru nggak lulus test, nilainya 5." Dan mereka, yang membuat soal, yang dulu adalah murid-murid Anda, mungkin akan tertawa. “Rasain, kau! Dulu kau memberiku soal yang sulit-sulit, sekarang gantian."

Ya wislah (sudahlah!). Aku rapopo. Lagian kalau nggak lulus, dapat nilai dibawah standar yakni 5, 5, terus kenapa? Remidi? Ih, amit-amit. Guru kok ikut remidi. Hehe.. nggak gitulah ya. Sante mawon (Slow). Nrimo. Kalau tidak lulus juga tidak apa-apa, tidak perlu nangis. Justru sebaliknya, kalau guru tidak lulus UKG, ia akan diberikan hadiah oleh pemerintah. Sungguh. HADIAH. Bukan SANKSI. Tidak benar isyu soal diberhentikannya tunjangan profesi bagi guru yang tidak lulus UKG. Palsu itu. Yang benar, guru yang tidak lulus UKG akan diberi hadiah.

hadiah guru tidak lulus ukg


Bukankah sudah disampaikan oleh orang yang dulu pernah menjadi murid anda, yang kini menjabat di Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud. Namanya Sumarna Surapranata. Doi bilang, UKG 2015 cuma untuk memetakan kompetensi guru. Sekali lagi memetakan. Kalau anda mau mengartikan bahwa tujuan UKG untuk membedakan guru yang abal-abal dan guru yang asli ya terserah. Supranata, mantan murid anda itu, cuma bilang untuk memetakan kok. Jadi tidak perlu cemas tho. Woles aja.

Nah, nantinya guru yang nilainya dibawah standar akan diberi hadiah. Mereka (anda mau juga?) akan dilatih, diundang untuk mengikuti diklat. Semoga diklatnya di luar kota, di hotel, selain dapat transport, juga dapat sangu, dan yang paling utama ilmu agar anda bisa sempurna menjadi guru. Wah... hadiahnya jadi tambah banyak. Semakin banyak kenikmatan yang akan kita peroleh. Nanti anda akan bilang begini: "Alhamdulillah, 20 tahun jadi guru tidak pernah ikut diklat, berkat tidak lulus UKG akhirnya diberi kenikmatan ini. Terimakasih ya Allah."

Jadi buat apa teman-teman sibuk belajar, kesana kemari mencari kisi-kisi dan latihan simulasi online ukg? Ingat, anda yang lulus akan mendapat apa? Jadi instruktur? Iya, sih katanya gitu. Kalau nilai UKGnya baik akan dijadikan instruktur. Ah, saya sih nggak percaya kabar itu. Bayangkan, misal yang nilainya baik lebih banyak ketimbang yang nilainya jelek. Kan tidak lucu kalau instruktur jumlahnya lebih banyak ketimbang yang dilatih. Jadi, mending lupakan saja janji akan dijadikan instruktur. Kalau dapat hadiah karena nggak lulus baru saya percaya. 

Nanti jangan protes ya, apalagi nyesel. Salah sendiri situ lulus. Hem, jadi ingat iklan S*rite kan? Yang pura-pura ngga bisa main biola malah bisa ketemu sama guru cantik setiap hari. Hiks. 

Kalau masih tetap ngeyel dan pengennya lulus ya terserah. Itu disamping kanan saya sediakan kumpulan soal, kisi-kisi, dan simulasi UKG ini:

SIAP UKG 2015




Tapi kalau nanti benar-benar lulus, jangan salahkan saya. 

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

3 comments

comments
17 Oktober 2015 08.12 delete

Pendapat yang unik, menghibur namun tetap memotivasi. Bikin saya senyum-senyum membacanya.

Reply
avatar
18 Oktober 2015 06.10 delete

he he ini baru artikel bikin orang senyum

Reply
avatar
25 Oktober 2015 21.54 delete

hehe... syukurlah jika bisa membuat orang tersenyum.

Reply
avatar